Senin, 15 September 2008

AinT iT fUnnY ?

Perdana Menteri Thailand seorang pemandu acara kuliner ???
Samak Sundaravej, perdana menteri thailand ini diberhentikan dari jabatan kepemerintahannya sebagai perdana menteri thailand karena melanggar undang-undang kepemerintahan yang menyatakan bahwa pejabat negara tidak diperbolehkan memiliki bisnis sampingan ataupun mendapatkan pendapatan dari pihak swasta untuk menghindari politik kepentingan.

Setelah menjadi Perdana Menteri ternyata diketahui bahwa Samak secara berkala masih memandu acara kuliner yang ditayangkan salah satu tv swasta di thailand, mahkamah konstitusi memecat samak sundaravej dan meminta mundur kabinet yang dibentuknya. Perlu diketahui juga sebelum menjabat menjadi perdana menteri thailand samak sudah 7 tahun memandu acara kuliner di televisi swata thailand.

Tetapi perlu di ketahui juga keputusan mahkamah konstitusi soal pemecatan samak sundaravej bukan hanya soal ia mejadi pemandu acara kuliner saja, tetapi pergolakan politik di thailand dan banyaknya demonstran yang menuntut samak untuk mundur karena menganggap samak tidak mampu menjadi perdana menteri, ia hanya menjadi boneka politik dari perdana menteri sebelumnya.

Berbanding terbalik dengan Indonesia, politik kepentingan sudah menjadi " tabiat " bagi para politikus dan pengusaha di negeri kita ini, para pejabat negara menggunakan kekuasaannya untuk berbisnis dan banyak juga para pengusaha yang menggunakan politik untuk meng " goal " kan usahanya.

Last but not least, ada pesan untuk samak sundaravej dari pak bondan, katanya salam " pokok'e mak nyusss.... "

Sumber Foto by Surya Citra Televisi

12 komentar:

Kristina Dian Safitry mengatakan...

mati kutu deh gw,kalo soal politik.he..he..hbis tiap hari cuma ngurusi jualan kursi.lho??he..he..ngawur deh gw..

cahpesisiran mengatakan...

Sebenarnya bagus tu klo Samak Sundaravej jadi perdana menteri thailand. dia bakalan bisa menyulap thailand menjadi hidangan yg lezat..
lhoh kok! gak nyambung ah. hehe maklum, menjelang bebuka..
kwkwk..

Bunda Rierie mengatakan...

hmm. kasian yach..masa gara2 jadi pemandu acara kuliner dia harus mundur..hi.hi..au ahh.. kasian aja..

kRucIaL mengatakan...

@mbak gadis
hahahaha... emang mbak ada kutunya ^^
iy jualan kursi, rebutan kursi aj trus... padahal cuman kursi yah ^^
@cahpesisiran
iya lucu yah, pemimpin negaranya masa pembawa acara masakan di tv, tar lama2 pak bondan jadi presiden di indonesia tar...
wes tak tau lah pokok'e maknyus...

nita mengatakan...

wekekek...politisi RI yg gak becus sebaiknya juga diarahkan jadi tukang masak dan nulis buku resep aja

acy mengatakan...

wah hebat tuch kakek eh mantan perdana menteri bisa masak, harusnya ntu negara bangga dunk eh malah dipecat, pls dech :)

raie mengatakan...

klo ada wa-gub main di iklan gimana dong?
*peace ya bandung

salam kenal

dee mengatakan...

di Indonesia mah pelawak juga bs jd wakil rakyat. pdhl ga tau jg bs memimpin dan menyampaikan aspirasi rakyat apa engga. msh bagus di thailand, mantan perdana menterinya pembawa acara kuliner. makanan thai kan enak2 nyamnyaammm.. :P

yog@ mengatakan...

ga koment ah, :P

Hellen mengatakan...

Kalau politik sih saya kurang paham tapi kalau soal masak... jago juga tuh pak PM... dibanding saya hehehe

gus mengatakan...

wew, makin enak dibaca postingannya. Jadi pingin berguru...

kapanpun mengatakan...

bisnis dan politisi memang hala yang sulit di pecah, dikarenakan telah mendarah daging. Tinggal bagaimana kita sebagai jiwa muda berupaya untuk selalu berbuat baik. Asal jangan politisi dijadikan bisnis korupsi