Kamis, 05 Februari 2009

Pintu Terlarang ( 2009 )

Pintu terlarang yang diputar perdana 22 January kemarin ini mungkin menjadi film dengan harga tiket termahal yang pernah saya tonton, karena saya terlalu excited untuk nonton film ini pada gala perdananya ( kabar burung berhembus, tayangan di gala perdana scene tak terlalu banyak dipotong sensor ) hingga tak sadar saya melanggar marka jalan dan akhirnya dengan sedikit negosiasi + uang Rp. 20.000 akhirnya saya lolos dengan gelar " negotiator terbaik ".

Kembali ke Film, pintu terlarang bercerita tentang seorang pematung terkenal bernama Gambir ( Fachri Albar ) dengan hidupnya yang sangat sempurna dan dikelilingi oleh orang-orang yang sangat mengasihinya mulai mendapatkan gangguan dalam hidupnya ketika ia mendapatkan pesan misterius permintaan tolong seorang anak laki-laki hingga membawanya kepada sebuah gedung bernama " Herosase " yang menyediakan acara telivisi illegal yang menempatkan kamera tersembunyi dirumah orang-orang, disana ia akan mendapatkan jawaban-jawaban atas banyak misteri yang tidak diketahui olehnya termasuk kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh orang-orang disekelilingnya....

Film thriller kedua dari Joko Anwar setalah pada tahun 2007 kemarin menghadirkan film "Kala" dengn genre yang sama. Ketegangan dan adegan eksekusi kematian ala kill bill dengan sinematografi yang hebat, sedikit lebih bisa diterima dari kekakuan "Kala". Film mindfuck ini membuat kita berpikir pada tiap scene dengan dialog yang kaku membuat kemisteriusan film ini terasa. Dilengkapi dengan twist-twist cerita yang mengejutkan dan keindahan gambar film ini menghadirkan sesuatu yang spesial dengan kualitas yang luar biasa.

Ketika Nia Dinata sibuk dengan issue perempuan, riri riza dengan adaptasi tetralogi novel dan hanung bramantyo dengan film religinya, sutradara muda berbakat Joko Anwar masih sibuk dengan dunia ciptaanya yang mengagumkan.... Walaupun saya tidak seberapa suka dengan cerita fiktif namun kepandaian cerita film ini patut diacungi jempol dan mampu membawanya kepada KruciaL's Movies Pick....

3/5

14 komentar:

Muhammad Qori mengatakan...

pertamaxxx

saya belum nonton filmnyatp menurut koran yg saya baca,cerita film ini mirip film panicroom yg pernah saya tonton,betul gak seh?

kRucIaL mengatakan...

hah? panic room?
nggak lah, memang sama soal pintu rahasianya... tp beda banget latarbelakang ceritanya! itu koran ap mas, oon banget reviewnya >,< hihihihi ^^ ( sok mode on )

david mengatakan...

wah pasti filmnya meneganggkan...kapan hadirnya y di padang...soalnya di sini nggak ada Bioskop 21

Linda Rooroh mengatakan...

wah..wah.. sampe perlu nego sama polisi...? knapa ga diajak nonton bareng aja... qqqkqk

JelajahiDuniaEly mengatakan...

kapan bisa nonton ya .... jauh banget ^_^

fanny mengatakan...

ya saya pindahan nih. blog yg lain dihapus.

kRucIaL mengatakan...

@david
hah? masa padang lom ada 21? ckckckckc...

@mbak Linda
wkwkwkw... iy padahal udah kurayu sampe nungging2, ga maw pak polisinya mawnya ma duit 20.000 >,<

@JelajahDuniaEly
tenang aj klo udah di Indonesia tar bisa beli DVD/VCD smua film2 yang ta review ya....

@fanny
hahaha... lg enak2 baca trus tiba2 ilang blognya >,< dah ganti ga pake fatamorgana? emang siapa lagi yang panggil "mas"?

IFOEL mengatakan...

Hebat nih.. HObby nonton ya..?? Review Filmnya mantap2....

aprie mengatakan...

waduh film baru ya?
nunggu ada dulu deh...

casual cutie mengatakan...

sy pengen nonton film nya tp sayang belum ada di daerah sy. maklum pedesaan...

Ivana mengatakan...

oww...thriller yah? pas liat trailernya saya pikir "horor lagi...horor lagi..". ide pilemnya bagus yah? lumayan orisinil...

kRucIaL mengatakan...

@mas Ifoel
hobi nonton emang mas, halah bo'ong banget >,<

@aprie & casual cutie
emng lom dateng film nya di kota2 anda?

@Ivana
original banget, udah nonton emng?

nita mengatakan...

salam ya buat si ganteng fachri albar yg menggemaskan itu. dulu saya suka termangu2 nonton sinetron malin kundang-nya meski actingnya pas2an. dasar keturunan arab cakep!...heheheh

Anonim mengatakan...

I read a article under the same title some time ago, but this articles quality is much, much better. How you do this?